Profil Singkat
- Usia: 32 tahun
- Menikah
- 1 anak usia 2 tahun
- Tinggal di Jakarta Timur
- Penghasilan: Rp15 juta per bulan
- Karyawan swasta
- Memiliki BPJS Kesehatan
- Mendapatkan Benefit Asuransi Kesehatan dari Kantor
"Saya Masih Muda dan Sehat"
Saat pertama kali berdiskusi, Pak Don (nama samaran) mengaku bahwa ia sebenarnya sudah beberapa kali mendengar pentingnya perencanaan keuangan dan perlindungan keluarga.
Namun setiap kali topik tersebut muncul, jawabannya selalu sama.
"Nanti saja. Saya masih sehat."
Baginya, usia 32 tahun masih terlalu muda untuk memikirkan risiko yang besar.
Ia tidak merokok.
Tidak memiliki riwayat penyakit serius.
Masih rutin berolahraga.
Dan selama ini belum pernah menjalani rawat inap.
Karena itu, perencanaan risiko selalu berada di urutan paling belakang.
Hingga Sebuah Kabar Datang
Suatu hari, salah satu rekan kerjanya yang berusia tidak jauh berbeda mengalami serangan jantung dan harus menjalani perawatan intensif.
Kejadian tersebut cukup mengejutkan.
Karena selama ini mereka bekerja bersama hampir setiap hari.
Usianya hampir sama.
Aktivitasnya juga hampir sama.
Dan tidak ada yang menyangka kejadian tersebut bisa terjadi begitu cepat.
Saat itulah Pak Don mulai bertanya pada dirinya sendiri:
"Kalau itu terjadi pada saya, apa yang akan terjadi pada keluarga saya?"
Pertanyaan Yang Belum Pernah Dihitung
Setelah dihitung bersama, ditemukan beberapa fakta sederhana.
Jika ia tidak dapat bekerja selama 6 sampai 12 bulan:
- Penghasilan utama keluarga berhenti.
- Cicilan kendaraan tetap berjalan.
- Kebutuhan anak tetap berjalan.
- Biaya hidup keluarga tetap berjalan.
Sementara sebagian besar tabungan yang dimiliki hanya cukup untuk beberapa bulan.
Untuk pertama kalinya, ia menyadari bahwa masalahnya bukan soal sehat atau tidak sehat hari ini.
Masalahnya adalah apakah keluarga sudah siap jika kondisi yang tidak diharapkan benar-benar terjadi.